Contoh Materi Presentasi Yang Menarik Dengan Cara Brainstorming

materi presentasi yang menarik dengan cara brainstormingPernahkan Anda merasa tidak punya ide dan tidak tahu harus menjelaskan tentang apa di presentasi yang akan Anda lakukan? sudah punya ide yang berputar-putar di kepala tapi sulit untuk menerjemahkannya kedalam sebuah tulisan atau materi presentasi?

Jika jawabanya “iya” maka ini adalah solusi yang tepat untuk Anda.

Inilah cara membuat materi presentasi yang menarik dengan cara brainstorming, metode yang selalu saya gunakan untuk mengumpulkan ide dan mengubahnya menjadi materi presentasi.

Tidak hanya materi presentasi, ketika menggali ide untuk menulis buku saya juga menggunakan metode brainstorming, seperti apa dan bagaimana cara kerjanya, berikut saya jelaskan detailnya.

Contoh Materi Presentasi Yang Menarik Dengan Cara Brainstorming
Brainstorming, Metode Menggali Ide

Brainstorming adalah alat bantu yang digunakan untuk mengeluarkan ide, salah satu kunci penting dari suksesnya brainstorming adalah suasana bebas menggali ide tanpa adanya batasan atau kritik sehingga muncul banyak alternatife ide.

Berdasarkan pengalaman saya, ketika Anda melakukan brainstorming ada 3 aturan yang harus Anda perhatikan.

1. Manual

Mulai singkirkan alat elektronik Anda, matikan dulu laptop/PC, singkirkan HP dan barang-barang elektronik yang lain. Ide lebih mudah muncul jika Anda menuangkanya secara manual.

Mulailah ambil buku/kertas dan alat tulis, tuliskan semua ide yang muncul di kepala Anda di atas kertas. Saya selalu meyediakan buku catatan khusus yang mudah dibawa di setiap kesempatan yang fungsinya untuk mencatat ide yang seringkali datang begitu saja.

Ketika menulis secara manual bisa jadi akan terjadi salah penulisan, jika itu terjadi jangan dihapus atau dicoret, terus lanjutkan proses mencatat ide karena itu hal yang wajar ketika Anda memulai secara mencatat ide secara manual.

Sebagian orang terkadang lebih mudah menggali ide sambil mendengarkan musik. Jika Anda termasuk tipe seperti itu maka hindari musik yang mengandung lirik, akan lebih baik jika hanya instrument.

Terkadang saya juga mendegarkan musik ketika sedang melakukan brainstorming, ini salah satu musik yang sering saya gunakan.

2. Kuantitas

Ketika proses brainstorming jangan pernah berfikir soal kualitas ide Anda, singkirkan segala pertimbangan ataupun kritik terhadap ide yang muncul. Yang harus Anda fokuskan adalah memperbanyak kuantitas ide yang muncul dengan begitu Anda memiliki banyak alternatife, nanti akan ada waktunya sendiri untuk Anda meng-edit dan memperbaiki ide.

Berikut adalah contoh brainstorming Slide Design Mastery, hasil inilah yang kemudian saya gunakan untuk menulis buku dan membuat materi presentasi Slide Design Mastery.

Saya fokus memperbanyak kata (bukan kalimat) yang berkaitan dengan desain slide presentasi. tidak perduli benar atau salah yang penting apa yang berhubungan dengan desain slide presentasi langsung saa tulis tanpa banyak berfikir jadi spontanitas.

Contoh Materi Presentasi Yang Menarik Dengan Cara Brainstorming3. Durasi

Satu hal yang sangat penting yang tidak boleh terlewat yaitu batas waktu, ketika akan melakukan brainstorming berikan durasi berapa lama Anda akan melakukannya. Saya biasanya antara 3 menit sampai 5 menit.

Dalam waktu yang relatife pendek ini saya memaksa otak untuk berfikir dan menuangkan kata yang berhubungan dengan tema yang ingin saya gali lebih dalam.

Saya selalu memandu otak dengan pertanyaan:

tuliskan sebanyak mungkin kata yang berhubungan dengan . . . . . . . . dalam waktu 3 menit dimulai dari sekarang.

Silahkan sesuaikan dengan tema  yang ingin Anda gali lebih dalam, dan ingat jangan melebihi durasi yang ditentukan, selalu tetap waktu.

Untuk memudahkan Anda membuat materi presentasi yang terstruktur dengan baik sehingga mudah dipahami coba baca artkel tentang panduan praktis membuat meteri presentasi.

Setelah proses brainstorming selesai  Anda harus mulai mengelompokan ide yang memiliki kedekatan kedalam satu kelompok, ini seperti mengelompokan dalam point-point materi presentasi atau ketika menulis buku Anda mengelompokan dalam bab yang memiliki kesamaan pembahasan. Biasanya dalam proses ini saya memakai metode mind mapping.

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *