Membuat Audiens Mengingat Materi Presentasi Dengan Metode: Aturan Tiga

Teknik Presentasi Yang Baik Supaya Audiens Mudah Mengingat Materi PresentasiDalam buku Carmine Gallo berjudul The Presentation Secrets of Steve Jobs dijelaskan ada sebuah teknik presentasi yang disebut dengan Aturan Tiga, Inilah salah satu rahasia Steve Jobs bisa tampil luar biasa hebat di depan setiap audiens.

Tiga adalah angka ajaib yang akan membuat audiens mengingat dan membawa pulang apa yang Anda sampaikan dalam presentasi. Lalu apa sebenarnya Aturan Tiga tersebut? dan bagaimana membuat audiens mengingat materi presentasi dengan metode: aturan tiga?

Pernahkah Anda mengikuti presentasi yang menjelaskan misalnya 100 teknik penjualan, 25 cara menjadi kaya atau 10 jurus meningkatkan karir. Banyak orang yang berfikir dengan memberikan penjelasan lebih banyak maka audiens bisa menerima lebih banyak.

Kenyataanya tidak seperti itu, saya yakin jika Anda mengikuti presentasi yang mejelaskan 50 tips jadi pengusaha maka ketika presenter baru menbaca tips ke 30 maka Anda akan melihat jam tangan sambil berkata dalam hati “masih 20 tips lagi ya, kapan selesainya”. Bagaimana saya tahu? Karena saya pernah mengalaminya.

Didalam otak manusia ada yang namanya memori jangka pendek atau memori aktif, memori jangka pendek ini hanya bisa menyimpan sedikit informasi sehingga seringkali kita kesulitan mengingat item dalam jumlah yang banyak.  Rata-rata orang hanya bisa mengingat dengan mudah kurang lebih tiga sampai empat item.

Bahkan ada penelitian yang dilakukan oleh Angkatan Laut AS mengenai aturan tiga ini dan mereka menyimpulkan bahwa tiga lebih efektif dari pada empat atau dua. Sehingga divisi yang ada di Angkatan Laut AS menggunakan pola aturan tiga.

Seorang kopral memimpin regu yang terdiri dari 3 orang, sersan memimpin tiga regu dalam sebuah skuadron, kapten mempunyai 3 peleton dan begitu seterusnya. Aturan tiga ini berlaku untuk Angkatan Laut AS, untuk saya dan juga untuk presentasi Anda.

Jika Anda memperhatikan pola penulisan buku Slide Design Mastery maka Anda akan tahu bahwa saya sering memakai aturan tiga untuk menjelaskan sesuatu.

Para penulis tahu tiga lebih mudah diingat dari pada empat, para pelawak tahu humor tiga bagian lebih lucu dari pada empat bagian dan saya meyakini bahwa tiga lebih menarik audiens dari pada lima atau tujuh.

Aturan tiga adalah prinsip fundamental dalam penulisan buku, pembuatan film dan presentasi saya.

Perhatikan artikel sebelumnya, saya membahas tentang panduan menyusun isi presentasi, perhatikan pola isi topik yang saya bahas semuanya memakai aturan tiga, perhatikan kalimat-kalimat yang saya tulis banyak memakai aturan tiga.

Saat saya memberi training, ketika hendak menutup presentasi saya memberikan quote yang menggunakan aturan tiga.

Dengan belajar kita menjadi tahu, dengan praktik kita menjadi bisa & dengan mengajarkan kita menjadi ahli.

Jika Anda ingin mengaplikasikan aturan tiga kedalam presentasi bisnis Anda bisa memakai teknik brainstorming, yaitu membuat semua daftar point yang ingin Anda sampaikan kepada audiens misalnya tentang perusahaan, produk, manfaat, jasa Anda.

Tulis sebanyak yang bisa Anda ingat, semakin banyak semakin bagus. Kemudian kategorikan semua point tersebut hingga menjadi tiga point pesan utama. Tiga pesan utama inilah yang akan menjadi kata kunci dari presentasi Anda dan harus benar-benar di ingat oleh audiens, detail teknisnya ada di teknik brainstorming,

One Comment

  1. Saya sangat setuju dengan ini.

    “Dengan belajar kita menjadi tahu, dengan praktik kita menjadi bisa & dengan mengajarkan kita menjadi ahli.”

    Dan akan saya ajarkan pada murid saya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *